Mata Kuliah: Aplikasi Web (TW2). Durasi: 120 menit (Tatap Muka). Target: Mahasiswa semester 2.
Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan peran database pada aplikasi web
- Membuat database dan tabel pada MySQL
- Menulis kueri dasar untuk mengambil dan mengelola data
- Mengenal relasi antar tabel melalui kunci
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa mampu menjelaskan peran database relasional, membuat database dan tabel di MySQL, serta menulis kueri dasar untuk mengelola data.
Konsep Materi
Sebagai contoh pemakaian, sebuah sistem sederhana untuk mencatat kehadiran dapat dibuat dengan satu tabel berisi kolom nama, tanggal, dan status hadir. Apabila sistem juga ingin mencatat jurusan mahasiswa, tabel kedua dapat dibuat untuk mendaftar jurusan, lalu dihubungkan ke tabel kehadiran melalui kolom yang menyimpan identitas jurusan. Pola semacam ini menunjukkan bagaimana database yang dirancang dengan baik menghindari pengulangan data dan menjaga data tetap konsisten.
Kemahiran membaca hasil kueri juga penting untuk validasi. Ketika sebuah kueri gagal dijalankan, sistem menampilkan pesan kesalahan yang memberi petunjuk, misalnya nama tabel yang tidak dikenal atau sisa karakter yang tidak sesuai. Membiasakan diri membaca dan menafsirkan pesan tersebut akan mempersingkat waktu menemukan penyebab kesalahan. Pengalaman menyelesaikan kesalahan dengan membaca pesan inilah bekal yang sangat berguna saat nanti menulis kueri di dalam program.
Terdapat beberapa istilah penting dalam perancangan tabel. Tipe data menentukan jenis nilai pada sebuah kolom, misalnya bilangan bulat, teks pendek, atau teks panjang. Kebutuhan untuk menandai kedatangan data secara unik sering memakai kolom dengan nilai yang bertambah otomatis. Aturan NOT NULL memaksa sebuah kolom selalu terisi, sehingga mencegah data yang tidak lengkap masuk ke dalam tabel. Semua pilihan ini dipertimbangkan sejak tabel pertama dibuat.
Menjalankan kueri pada menu SQL phpMyAdmin memberi pengalaman langsung membaca hasil kueri. Dengan mengubah satu per satu klausa, mahasiswa dapat melihat bagaimana hasil berubah, misalnya menambah penyaringan atau mengubah urutan. Cara coba-coba yang aman ini jauh lebih efektif daripada langsung mengetik kueri di dalam program, karena tampilan langsung memapar hasil setiap perintah dan membantu memahami makna perintah secara mendalam.
Database adalah kumpulan data yang terorganisasi sehingga mudah dikelola dan diakses. Pada aplikasi web, database menjadi tempat penyimpanan permanen untuk berbagai data penting seperti pengguna, produk, postingan, dan transaksi. Tanpa database, data hanya bersifat sementara dan hilang ketika aplikasi dihentikan. Dengan database, informasi dapat disimpan, diperbarui, dicari, dan diambil kembali kapan saja untuk diolah oleh backend.
Dalam sistem manajemen basis data relasional seperti MySQL, data disusun dalam tabel yang terdiri dari kolom dan baris. Satu tabel mewakili satu jenis data, misalnya tabel mahasiswa dengan kolom ID, nama, dan jurusan. Setiap baris merupakan satu catatan lengkap. Tabel saling berhubungan melalui kunci: primary key adalah kolom unik sebagai identitas tiap baris, sedangkan foreign key menghubungkan satu tabel dengan tabel lain.
Bahasa untuk mengelola data tersebut adalah SQL (Structured Query Language). SQL terbagi menjadi beberapa kelompok perintah: DDL (Data Definition Language) untuk mendefinisikan struktur seperti CREATE dan ALTER, serta DML (Data Manipulation Language) untuk mengakses dan mengubah isi data seperti INSERT, SELECT, UPDATE, dan DELETE. Kueri SELECT adalah perintah yang paling sering dipakai untuk mengambil data, dan dapat dilengkapi klausa WHERE untuk penyaringan, ORDER BY untuk pengurutan, dan LIMIT untuk membatasi jumlah baris.
Perintah SELECT diikuti nama kolom yang diambil, lalu nama tabel; untuk mengambil seluruh kolom dipakai simbol bintang. Kueri juga dapat menggabungkan data dari dua tabel yang berelasi melalui JOIN, sehingga aplikasi bisa menampilkan, misalnya, daftar nilai beserta nama mahasiswanya. Pemahaman dasar ini menjadi fondasi untuk membangun operasi CRUD pada pertemuan berikut.
Langkah Praktik
- Jalankan XAMPP lalu aktifkan modul MySQL.
- Buka phpMyAdmin melalui browser.
- Buat database baru dengan nama misalnya latihan.
- Buat tabel anggota dengan kolom id bertipe integer sebagai primary key yang bertambah otomatis, kolom nama bertipe varchar, dan kolom email.
- Isi beberapa baris data melalui menu SQL, jalankan kueri SELECT, tambahkan klausa WHERE, dan urutkan hasilnya.
Kueri SQL pada phpMyAdmin
CREATE TABLE anggota (
id INT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
nama VARCHAR(100) NOT NULL,
email VARCHAR(120)
);
INSERT INTO anggota (nama, email) VALUES ('Budi','budi@mail.com');
SELECT nama, email FROM anggota WHERE nama = 'Budi';
Latihan / Proyek
- Tulis kueri untuk menampilkan seluruh data diurutkan berdasarkan nama
- Ambil hanya baris dengan nama tertentu menggunakan WHERE
- Ubah data satu baris dengan UPDATE dan hapus satu baris dengan DELETE
- Tambahkan kolom baru pada tabel yang sudah ada
- Rancang dua tabel berelasi dan gabungkan dengan JOIN
Rekap & Tindak Lanjut
Mahasiswa memahami database relasional, cara membuat tabel, dan menulis kueri dasar. Pengalaman mengelola data ini menjadi bekal langsung untuk membangun operasi CRUD pada aplikasi web di pertemuan berikutnya.
