Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan layanan-layanan Firebase (Auth, Firestore, Storage).
- Membuat proyek Firebase dan mendaftarkan aplikasi.
- Menambahkan konfigurasi platform Android pada Flutter.
- Memasang dan mengaktifkan paket firebase_core.
Uraian Materi
Firebase adalah platform pengembangan aplikasi dari Google yang menyediakan layanan backend siap pakai – di antaranya Authentication, Cloud Firestore, dan Cloud Storage. Keunggulannya: tidak perlu mengelola server, tersedia SDK untuk Flutter, dan skala otomatis.
Membuat Proyek Firebase
Langkah awal dilakukan di konsol Firebase (console.firebase.google.com): buat proyek, lalu daftarkan aplikasi Android dengan mencantumkan nama paket (applicationId) aplikasi Flutter yang ada di file build.gradle. Kemudian unduh file konfigurasi google-services.json dan letakkan pada folder android/app.
Menambahkan Plugin Gradle
Pada proyek Flutter, tambahkan plugin google-services pada build.gradle tingkat project dan tingkat app, lalu pasang paket Flutter di pubspec.yaml:
dependencies:
firebase_core: ^3.6.0
firebase_auth: ^5.3.0
cloud_firestore: ^5.5.0Inisialisasi Firebase
Inisialisasi dilakukan satu kali sebelum runApp:
void main() async {
WidgetsFlutterBinding.ensureInitialized();
await Firebase.initializeApp();
runApp(const MyApp());
}Verifikasi Koneksi
Peserta menjalankan aplikasi dan memastikan Firebase terhubung tanpa kesalahan. Setiap kesalahan konfigurasi (seperti SHA atau nama paket tidak cocok) didiagnosis untuk memastikan fondasi integrasi siap.
Layanan Firebase yang Digunakan
Selain Authentication, Firestore, dan Storage, Firebase juga menawarkan analitik, notifikasi, dan hosting. Kurikulum ini berfokus pada tiga layanan utama yang paling sering dipakai aplikasi. Pemilihan layanan disesuaikan dengan kebutuhan fitur, bukan sekadar ketersediaan.
Peran google-services.json
Berkas google-services.json memuat konfigurasi khusus aplikasi seperti ID proyek dan kunci tanpa kode program. Penempatannya di folder android/app dan keberadaan plugin google-services wajib agar Flutter dapat terhubung ke proyek Firebase.
Mengenali Kesalahan Konfigurasi
Tiga kesalahan yang kerap muncul: nama paket tidak cocok, berkas konfigurasi belum ada, dan plugin Gradle belum ditambahkan. Membaca log build dengan teliti membantu menemukan akar masalah. Peserta berlatih memperbaiki setiap kesalahan secara mandiri.
Keamanan Proyek Sejak Awal
Meskipun menggunakan layanan backend yang memiliki kuota, proyek Firebase sebaiknya dijaga kerahasiaannya. Konfigurasi seperti berkas google-services tidak seharusnya dibagikan sembarangan.
Aktivitas Pembelajaran
- Menjelaskan layanan Firebase dan kegunaannya.
- Membuat proyek Firebase dan mendaftarkan aplikasi Android.
- Menambahkan google-services.json dan plugin Gradle.
- Mengonfigurasi dan memverifikasi koneksi Firebase.
Tugas dan Latihan
- Selesaikan setup Firebase pada proyek Flutter Anda.
- Tulis langkah registrasi aplikasi Android di laporan.
- Pastikan aplikasi berjalan tanpa error Firebase.
Evaluasi
Evaluasi dilakukan melalui pengamatan hasil praktikum, kuis singkat di akhir pertemuan, dan pemantauan proyek. Peserta yang belum mencapai indikator tertentu diberikan remedial melalui bimbingan ulang dan latihan tambahan pada pertemuan berikutnya.
Panduan umum praktik, catatan belajar, dan refleksi tersedia di Panduan Belajar Kribbi Study.

